Sabtu, 16 Mei 2009

Resiko Toksik pada Air Botol

Ditulis oleh Soetrisno pada

Peneliti geokimia di Jerman mengklaim bahwa botol-botol plastik secara terus menerus melepaskan unsur antimonium (Sb) ke dalam air minum.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Bill Shotyk di University of Heidelberg menguji air-air yang dikemas dalam botol di daerah yang sama di Canada.

Air yang dikemas dalam botol polietilen tereftalat (PET) mengandung hingga 375 ppt antimonium, sedangkan air dalam botol polipropilen mengandung hanya 8,2 ppt antimonium. Tiga bulan kemudian, air dalam botol PET mengandung hingga 626 ppt antimonium. PET dibuat dengan menggunakan katalis antimonium.

Kelompok peneliti Shotyk menguji air tanah yang berasal dari daerah yang sama di Canada, dengan menggunakan alat penganalisis biji es yang sangat sensitif. Kadar antimonium yang mereka temukan sangat rendah (2 ppt). Laporan-laporan terdahulu melaporkan kandungan rata-rata 300 ppt.

"Saya tidak yakin berapa banyak lab di luar sana yang benar-benar bisa mengukur berapa banyak antimonium yang terdapat dalam air tanah, kebanyakan orang memiliki batas deteksi yang jauh di atas nilai alami pada air tanah," kata Shotyk.

Kadar antimonium dalam air botol yang diteliti ini lebih rendah dari kadar pengkontaminasi maksimum yang dianjurkan oleh EPA Amerika Serikat, yakni 6 bagian per juta. Shotyk lebih khawatir bahwa antimonium terus menerus terlepas ke dalam air dalam kemasan botol. "Yang ingin saya tunjukkan bukan bahwa air-air botol ini terkontaminasi oleh antimonium," kata dia, "tetapi hal yang penting adalah bahwa antimonium secara terus menerus dilepaskan dari botol ke dalam air".

David Coggan, seorang ahli epidemiologi dari unit epidemiologi lingkungan MRC di Southampton, Inggris, menunjukkan sikap yang berhati-hati dalam menanggapi temuan ini. Hasil yang ditunjukkan oleh Shotyk masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut sebelum implikasi kesehatannya bisa dibahas, kata dia, sebagian karena masih sedikit yang diketahui tentang toksisitas antimonium. "Penting untuk memikirkan tentang rentang dosis berapa yang akan didapatkan oleh orang yang meminum air tersebut," kata Coggan. Meski demikian, Shotyk yang menemukan temuan ini tidak lagi meminum air yang dikemas dalam botol-botol PET.

Disadur dari: http://www.rsc.org/chemistryworld/

Fosfor Putih pada Penyerangan Israel ke Gaza

Ditulis oleh Dwi Hudiyanti pada 08-04-2009

perangPenyerangan Israel ke Gaza baru-baru ini, Januari 2009, menambah pelajaran berharga pada kita semua. Seperti pisau, pada suatu saat dan situasi biasa merupakan alat yang bermanfaat (misal: untk menyiapkan makanan bagi keluarga kita) namun pada saat dan situasi yang berbeda bisa menjadi alat yang merusak dan bahkan bisa membunuh. Demikian juga bahan kimia, ditangan Israel fosfor putih yang sebenarnya bermanfaat telah menjadi alat/bahan yang efektif untuk memerangi Palestina.

Mengapa demikian?

Fosfor putih pada dasarnya sangat berguna untuk kehidupan. Dalam industri banyak digunakan untuk memproduksi asam fosfat dan senyawa kimia lain yang berguna pada pembuatan pupuk, bahan tambahan makanan, farmasi, pengolahan air, pakan ternak, senyawa pembersih dan perapuhan logam anti karat. Dalam konsentrasi kecil fosfor putih digunakan pada kembang api. Tetapi karena sifat kimia fisiknya yaitu ketika berada di udara terbuka dengan mudah akan terbakar dan mengeluarkan asap, maka sifat ini kemudian dimanfaatkan oleh militer (misal: Israel dan Amerika) untuk menghalau musuh-musuhnya.

Apakah sebenarnya fosfor putih itu dan bagaimana sifat-sifatnya?

Fosfor adalah unsur nonlogam bersimbol P dengan nomor atom 15 dan berat atom 30,97376. Biasanya digunakan dalam pembuatan asam fosfat, perunggu, suar, teknik perapian, korek api, racun tikus, dll. Alotrop fosfor ada beberapa: fosfor putih (kuning), fosfor merah, dan fosfor hitam yang masing-masing memiliki sifat kimia fisik yang berbeda.

Fosfor putih (white phosphorus) adalah alat pembakar yang memproduksi asap dan suar yang berasal dari allotrop unsur fosfor. Material ini merupakan padatan putih (tak berwarna atau kuning) beracun yang bersifat seperti malam, lembut, berbau seperti bawang putih, meleleh pada 44,5 oC, larut dalam karbon disulfida, tidak larut dalam air dan alkohol. Unsur ini bereaksi secara cepat dengan oksigen sehingga akan terbakar dengan sendirinya di udara. Dikenal juga sebagai fosfor kuning.

Alotrop sendiri adalah keadaan dimana suatu unsur dapat memiliki lebih dari satu bentuk atau struktur yang stabil biasanya pada daerah temperatur yang berbeda, contohnya adalah bentuk kristal yang berbeda dari karbon, grafit, dan intan. Dikenal juga dengan istilah alotriomorfisme, alotropisme.

Apa yang terjadi ketika manusia terpapar dengan fosfor putih?

Meskipun belum ada penelitian yang mendalam tentang efek fosfor putih pada kesehatan manusia, tetapi dari beberapa fakta yang terjadi pada pekerja yang berhubungan dengan unsur ini menunjukkan bahwa jika terpapar dengan fosfor putih dapat menyebabkan terbakar, iritasi,kerusakan hati, ginjal, paru-paru atau tulang, yang terparah adalah kematian.

Badan-badan yang berwenang di Amerika (NIOSH, OSHA, ACGIH) telah menentukan ambang batas paparan di tempat kerja selama 8 jam kerja adalah 0,1 miligram fosfor putih per meter kubik udara (http://www.atsdr.cdc.gov/tfacts103.html).

Jadi bisa dibayangkan apa yang terjadi di Palestina saat ini. Sungguh sangat disayangkan sesuatu yang sesungguhnya bermanfaat menjadi bersifat merusak ketika berada di tangan yang salah.

Satu hal yang harus menjadi bahan pemikiran adalah bahwa penggunaan fosfor putih dalam perang tidak dilarang. Hal ini karena statusnya dalam Konvensi Senjata Kimia; Chemical Weapons Convention (CWC); bahan ini tidak termasuk dalam list senjata kimia. Kalau melihat akibatnya dalam perang itu hal ini patutlah dipertanyakan. Why………………..???

Fakta tentang Zeolit

Ditulis oleh Risa Rahmawati Sunarya pada 24-04-2009

zeoliteZeolit merupakan senyawa aluminosilikat terhidrasi yang memiliki kerangka struktur tiga dimensi (3D), mikroporous, dan merupakan padatan kristalin dengan kandungan utama silikon, aluminium, dan oksigen serta mengikat sejumlah tertentu molekul air di dalam porinya.

Penemuan zeolit di dunia dimulai dengan ditemukannya Stilbit pada tahun 1756 oleh seorang ilmuwan bernama A. F. Constedt. Constedt menggambarkan kekhasan mineral ini ketika berada dalam pemanasan terlihat seperti mendidih karena molekulnya kehilangan air dengan sangat cepat. Sesuai dengan sifatnya tersebut maka mineral ini diberi nama zeolit yang berasal dari kata ‘zein’ yang berarti mendidih dan ‘lithos’ yang berarti batuan.

Pada tahun 1784, Barthelemy Faujas de Saint seorang profesor geologi Perancis menemukan sebuah formulasi yang cantik hasil penelitiannya tentang zeolit yang dipublikasikan dalam bukunya “Mineralogie des Volcans”. Akhirnya berkat jasanya, pada tahun 1842 zeolit baru tersebut dinamai Faujasit.

faujas-de-saint
Gambar 1. Faujas de Saint dan Faujasit

Zeolit telah dipelajari oleh para ahli mineral selama lebih dari 250 tahun. Berikut ini diberikan tahun ditemukannya mineral zeolit :

tabel-penemuan-zeolit

Semenjak awal tahun 1940-an, ilmuwan Union Carbide telah memulai penelitiannya untuk mensintesis zeolit dan mereka berhasil mensintesis zeolit A dan X murni pada tahun 1950, dan setelah itu banyak ditemukan zeolit sintesis jenis baru.
Bila ditinjau dari sisi struktur, zeolit merupakan senyawa aluminosilikat dengan klasifikasi sebagai berikut :

  1. [AlO4]- dan [SiO4]- saling berhubungan pada sudut-sudut tetrahedralnya membentuk Al, Si framework 3D yang berpori.
  2. Muatan pada framework dinetralkan dengan mengikat kation-kation monovalen atau divalen di dalam porinya.
  3. Memiliki kemampuan sebagai penukar kation.
  4. Mengikat molekul air di dalam pori-porinya.

cage

Gambar 2. Kerangka Zeolit

Karena sifat unik dari zeolit, maka zeolit banyak digunakan untuk berbagai aplikasi di industri diantaranya zeolit digunakan di industri minyak bumi sebagai ‘cracking’, di industri deterjen sebagai penukar ion, pelunak air sadah dan di industri pemurnian air, serta berbagai aplikasi lain.

Referensi
1. Curracao, Antonio., Understanding Zeolit Framework, Department of chemistry and Biochemistry, University of Bern
2. www.lenntech.com/zeolite-structure
3. Bell, R. G., What Are Zeolite?, United Kingdom, 2001
4. www.kopo.mpg.de/kopo/institut/arbeitsbereiche/scmith/research-e.htm

Air, si Cantik Yang Tersia-sia

Kata Kunci: ,
Ditulis oleh Jelliarko Palgunadi pada 27-04-2009

airBaru-baru ini Indonesia mengalami rentetan bencana yang berkaitan dengan air, mulai dari banjir hingga yang terakhir adalah kekeringan. Sebenarnya istilah bencana kekeringan tidak tepat juga karena kenyataannya negara kepulauan kita dikelilingi oleh air, namun tepat adanya jika kita menyebut krisis air bersih. tentu saja terjadi krisis air terutama di pulau Jawa yang berpenduduk padat dan memiliki lokasi industri demikian banyak oleh karena masih sedikit kepedulian kita terhadap zat yang cantik dan vital tersebut. Bahkan lahan tempat sumber-sumber airpun dijarah atas nama pembangunan sehingga pembangunan berwawasan lingkungan hanya tinggal menjadi istilah yang hebat namun hampa.

Bukan Sembarang Cairan

Kita yang awam mengenal air sebagai kebutuhan paling pokok, bahkan tampaknya lebih pokok daripada kebutuhan primer apapun. siapapun tak akan dapat bertahan tanpa air. sehari-hari kita berinteraksi dengan air namun alangkah miskinnya pengetahuan kita tentang air membuat kita kurang menghargainya lebih dari sekedar barang yang cair dan penting. Tak kenal maka tak sayang, maka mari kita berkenalan sedikit lebih intim dengan “water, the beautiful thing” agar semakin tumbuh kecintaan kita terhadapnya sehingga kita bisa lebih menghargainya.

Melihat air yang jernih bagaikan melihat permata berlian yang berkilauan. Sesungguhnya air yang cair itu adalah kumpulan trilyunan molekul H2O. Dalam dunia kimia dikenal H sebagai atom hidrogen dan O sebagai atom oksigen. Jadi H2O adalah satu molekul air yang mengandung satu atom oksigen dan 2 atom hidrogen. Padahal kita tahu bahwa pada tekanan atmosfer, oksigen dan hidrogen berwujud gas tapi ketika mereka bersatu saling mengikat janji bisa berubah wujudnya menjadi cair. Berkat kecerdasan kimiawan masa lalu kita dapat melakukan perhitungan begini, dalam 18 gram atau kurang lebih 18 mililiter air terkandung 6,022 x 1023 molekul H2O. Jadi, jika satu milyar adalah 10 maka bilangan tadi bermakna 602,2 ribu milyar milyar dan bilangan tersebut dikenal sebagai konstanta Avogadro. Itu baru 18 mililiter air, bayangkan jika kita meneguk segelas air atau mandi atau bahkan mengisi kolam renang, berapa banyak jumlah molekul air yang telah kita gunakan atau bahkan kita buang !!

Molekul Air yang cantik dan Istimewa

h2oJika kita melihat bentuk molekul air, maka semakin terbukalah rahasia mengapa zat ini demikian istimewa. Sesungguhnya jika gas oksigen dan gas hidrogen bertemu untuk membentuk molekul air, reaksi yang terjadi sangatlah berbahaya karena bisa timbul panas yang tinggi bahkan ledakan karena oksigen adalah gas yang dibutuhkan untuk pembakaran dan hidrogen adalah gas yang mudah terbakar. Tapi untunglah Tuhan telah menyediakan air semenjak penciptaan sehingga kita tidak perlu membuat air dengan ledakan. Kurang lebih dibebaskan energi berupa panas sebesar 242 kilo Joule untuk membuat air sebanyak 18 gram dari 22,4 liter atau 2 gram gas hidrogen dan .11,2 liter atau 16 gram gas oksigen pada suhu 0 derajat Celcius dan tekanan satu atmosfer. Mari kita lihat bentuk molekul air yang berhasil diamati dengan berbagai percobaan dan perhitungan yang rumit.

Bentuk molekul air tersebut dan terutama sifat elektroniknya menjadikan air memiliki sifat fisika dan kimia yang fantastis. Apakah sifat elektronik itu ? Dalam pemahaman kimia dan fisika, semua sifat-sifat atom dan molekul ditentukan oleh perangai dan keadaan elektron yang mengelilingi inti atom. Ternyata alam mengajarkan kita lebih banyak lagi tentang berbagi dan bekerja sama. Ikatan yang terjadi antara dua atom hidrogen dan satu atom oksigen menjadi satu molekul air disebut ikatan kovalen. Yaitu ikatan antar atom yang terjadi karena setiap atom menyumbangkan elektron yang dimiliki untuk saling berpasangan dan digunakan bersama membentuk satu ikatan. Namun, karena oksigen memiliki kelebihan pasangan elektron, maka elektron yang tidak membentuk ikatan tersebut dikatakan sebagai “pasangan elektron bebas“. Adanya elektron bebas yang bersifat sangat negatif menjauhkan kedudukannya dari dua atom hidrogen sehingga ikatan H2O membengkok sebesar 107.5 derajat. Sedangkan keadaan alamiah atom oksigen yang bersifat negatif dan atom hidrogen yang bersifat positif menimbulkan pengkutuban atau perbedaan muatan. Kedua keadaan itulah yang menjadikan molekul air bersifat polar, artinya molekul air memiliki perbedaan muatan yakni negatif pada sisi pasangan elektron bebas dan positif pada sisi atom hidrogen. Kepolaran air bisa berarti segalanya dan amatlah besar faedahnya. Kepolaranlah yang menjadikan air dapat menghantarkan arus listrik. Berkat sifat air yang polar, dia bisa melarutkan berbagai macam zat lain, misalnya darah, protein, vitamin, garam dan lain-lain. Kenyataannya, air merupakan pelarut universal yang paling ramah terhadap lingkungan. Demikian sebaliknya, air terpisah dari minyak dan lemak karena adanya perbedaan kepolaran. Coba bayangkan jika air dan minyak dapat bercampur, betapa susahnya membersihkan tumpahan minyak di laut lepas !!. Walaupun demikian, sering kali sifat air sebagai pelarut universal malah merugikan dirinya sendiri karena dia mudah sekali tercemari oleh beraneka ragam materi kimia maupun biologi sehingga sulit untuk membersihkannya lagi, apalagi ditambah dengan ketidakkepedulian kita untuk menjaga kemurniannya.

Adanya perbedaan muatan menjadikan ikatan antar molekul air sendiri cukup kuat sehingga pada suhu ruangan dia berbentuk cair, dibandingkan dengan bensin yang segera menguap. Aksi tarik menarik antara atom hidrogen di satu molekul air dengan pasangan elektron bebas pada molekul air yang lain disebut ikatan hidrogen dan oleh sebab itu diperlukan suhu 100o Celcius untuk mengubah keadaan cair menjadi uap. Air dikatakan memiliki nilai kalor spesifik yang tinggi, artinya diperlukan energi yang cukup besar untuk menjadikannya mendidih sebaliknya air dapat melepaskan panas perlahan-lahan ke lingkungan. Berkat sifat tersebut iklim di bumi tetap stabil demikian juga tubuh kita memiliki suhu yang konstan karena kurang lebih 70% permukaan bumi dan 60% tubuh mahluk hidup terdiri dari air.

ikatan-hidrogen

Begitu banyak keistimewaan air sehingga manfaatnya pun demikian luas mencakup berbagai aspek seperti kimia, fisika, biologi hingga agama, budaya, seni, bahkan ekonomi dan politik. Jika penelitian terakhir menunjukkan banyak situ-situ di sekitar Jakarta mulai menghilang itu berarti telah terjadi kesalahan dalam pengelolaan lingkungan. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti Jakarta akan benar-benar kehabisan mata air dan harus memproduksi air bersih dengan teknologi yang lebih mahal dan lebih rumit akibat kelalaian kita bersama. Sungguh, air yang cantik dan sangat penting dalam kehidupan kita itu memang materi yang paling melimpah di bumi. Air diciptakan dan dicurahkan bukan berarti untuk disia-siakan, maka sekarang saatnya untuk kita lebih menghargai air sebagai ciptaan Tuhan yang paling indah.

Tentang konsep rumah dan interior rumah sehat



Mungkin sebulan yang lalu, dalam sebuah kesempatan presentasi yang dihadiri berbagai kalangan dimana mayoritas adalah mahasiswa dan karyawan pengembang perumahan, saya berbicara tentang cara-cara sederhana agar rumah lebih tanggap terhadap lingkungan. Di perkotaan, lahan makin sedikit sehingga harga lahan naik yang mengakibatkan makin banyak orang kesulitan untuk membeli sebuah rumah. Dampaknya; jumlah penghuni dalam sebuah rumah meningkat seiring kenaikan jumlah anggota keluarga, dan faktor lain yang turut berperan adalah kondisi alam yang sudah terganggu.

Bila pada masa ini kita bisa memiliki sebuah rumah, itu adalah anugerah dan kemewahan yang patut kita syukuri, apalagi bila rumah yang kita tempati adalah sebuah rumah yang sehat. Unsur apa sajakah yang sebaiknya diperhatikan dalam mendesain lay out denah dan penataan ruang untuk rumah sehat?

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah luasan dari rumah yang sehat, harus dapat memenuhi setidaknya kebutuhan dasar manusia untuk beraktivitas secara sehat, dalam hal ini berarti bisa melakukan aktivitas secara wajar dalam ruangan, tidak terlalu sempit atau terlalu besar. Tentunya kita masih sering mendengar banyak saudara-saudara kita yang kurang mampu hidup dalam kondisi kurang layak dalam rumah-rumah yang sangat sempit karena faktor ekonomi yang kurang mendukung.

Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI), kebutuhan ruang untuk seorang penghuni rumah adalah 9m2, dengan ambang batas 7,2m2. Jadi misalnya sebuah rumah direncanakan dihuni oleh 4 orang, maka sebaiknya luas rumah tidak kurang dari 36m2. Meskipun demikian, kita tahu bahwa luas rumah tinggal 36 meter persegi sudah cukup sempit untuk dihuni 4 orang.



Bila rumah direncanakan untuk ditambahkan ruang-ruang dengan ditingkat, jangan lupa untuk memperkuat pondasi dan struktur kolom agar mendukung dibangun dua tingkat. Hal ini agar menghindari penambahan biaya karena harus membongkar konstruksi yang sudah ada.

Penataan ruangan dapat mempengaruhi kesan kita terhadap ruang-ruang tersebut. Ruang tidur berdekatan dengan kamar mandi akan berbeda 'rasa' bila dibandingkan dengan disandingkan ruang makan. Penataan ruang yang pintar dalam hal ini termasuk bagaimana agar aktivitas seperti dalam kamar mandi tidak mengganggu ruang makan, setidaknya dengan dijauhkan jaraknya.

Penataan ruang juga harus diperhatikan agar tidak ada ruang-ruang yang miskin udara segar, gelap, dan sebagainya. Hindari ruang-ruang pojok dengan sudut tajam karena ruang seperti ini tidak efektif dan tidak sesuai dengan standar furniture yang umumnya berbentuk persegi empat atau bulat. Hubungkan ventilasi dan jendela tiap ruangan dengan taman depan, samping atau taman dalam rumah untuk pergantian udara. Ruang-ruang yang bisa dihubungkan seperti ruang tamu, ruang keluarga dan ruang makan tidak perlu diberi penyekat dinding agar udara bisa lebih leluasa mengalir.

Untuk memaksimalkan pencahayaan alami, sebaiknya kita menyediakan jendela-jendela yang cukup, setidaknya 5% dari luas ruangan. Selain itu, ruang dapat diberi cat tembok atau material finishing yang terang agar suasana ruang cukup terang bila bukaan jendela agak terbatas.

Ruang-ruang yang membutuhkan air seperti dapur, kamar mandi, tempat cuci dan sebagainya sebaiknya dikelompokkan dalam area yang berdekatan agar sanitasi lebih efisien karena pipa-pipa dapat disatukan. Demikian pula dengan kamar mandi atas dan bawah, sebaiknya berada dalam satu area vertikal (kamar mandi atas berada diatas kamar mandi bawah) sehingga bila terjadi kebocoran pun, hanya area basah yang terimbas.



Koran Sindo juga pernah mewawancarai saya tentang konsep interior rumah sehat. Berikut ini wawancara tersebut. Dan berikut ini saya copy-kan artikel dalam koran Sindo

KORAN SINDO
Sama seperti konsep ramah lingkungan untuk eksterior. Salah satu cara agar interior lebih ramah lingkungan adalah memperhatikan potensi lingkungan. Pada dasarnya alam yang diciptakan Tuhan sudah sempurna dan seimbang, namun karena banyak kerusakan dan gangguan yang diakibatkan oleh manusia, maka keseimbangan alam terganggu.

”Pada dasarnya alam disekitar kita memiliki potensi untuk kita gunakan dalam desain rumah tinggal, seperti udara alami yang sejuk, dan matahari yang bersinar sepanjang hari sepanjang tahun. Sayang sekali bila kita tidak menggunakannya dengan baik,” ujar arsitek dari Astudioarchitect, Probo Hindarto, saat dihubungi SINDO

Karena lebih banyak dihabiskan dalam rumah (interior), maka alangkah senangnya bila rumah mendukung kesehatan secara alami dan gratis. Sebenarnya, tidak sulit untuk menghadirkan interior rumah yang ramah lingkungan, misalnya memaksimalkan taman agar membantu menyediakan oksigen murni disekitar rumah kita. Dalam hal ini, butuh kejelian dari segi desain dan kemauan untuk menggunakan potensi alam agar hidup lebih sehat.

Sesuai dengan predikatnya sebagai ‘ramah lingkungan’, interior dapat direncanakan agar dapat ‘bekerja-sama’ dengan alam, dan memaksimalkan potensi alam untuk mendukung kondisi keseharian rumah. Misalnya, misalnya mendapatkan cahaya alami dari Matahari secara maksimal, melalui jendela, bukaan, dan ventilasi yang terhubung dengan taman-taman disekitar rumah. Bila tidak punya jendela biasa, bisa menggunakan skylight atau lubang pada atap agar cahaya Matahari bisa masuk secara maksimal.
Sebenarnya bukan keharusan untuk memilih interior ramah lingkungan, karena lebih kepada pilihan yang bijak agar bisa lebih menghargai dan memanfaatkan apa yang ditawarkan oleh alam. Udara alami, cahaya alami, tanaman yang menyejukkan, semua ditawarkan alam secara cuma-cuma, sehingga sayang sekali bila tidak digunakan.

Material ramah lingkungan memiliki kriteria sebagai berikut, tidak beracun, sebelum maupun sesudah digunakan. Dalam proses pembuatannya tidak memproduksi zat-zat berbahaya bagi lingkungan. Dapat menghubungkan dengan alam, dalam arti makin dekat dengan alam karena kesan alami dari material tersebut (misalnya bata mengingatkan pada tanah, kayu pada pepohonan). Bisa didapatkan dengan mudah dan dekat (tidak memerlukan ongkos atau proses memindahkan yang besar, karena menghemat energi BBM untuk memindahkan material tersebut ke lokasi pembangunan). Serta, bahan material yang dapat terurai dengan mudah secara alami.

material yang ramah lingkungan menurut kriteria diatas misalnya, batu bata, semen, batu alam, keramik lokal, kayu, dan sebagainya. Ramah lingkungan atau tidaknya material bisa diukur dari kriteria tersebut atau dari salah satu kriteria saja, seperti kayu yang makin sulit didapat, tapi bila dipakai dengan hemat dan benar bisa membuat makin dekat dengan alam karena mengingatkan pada tumbuh-tumbuhan.

Untuk beretika terhadap lingkungan, harus menghargai alam. Misalnya dengan tidak menebang pohon disekitar rumah. Etika terhadap lingkungan terutama sudah dituliskan melalui peraturan pemerintah daerah agar dipatuhi, seperti garis sempadan, ketinggian bangunan, dan sebagainya.

Dari segi desain, harus berupaya mengembalikan potensi alam yang seharusnya sangat baik, tapi karena kehadiran manusia jadi semakin hancur. Contohnya, jangan menggunakan seluruh area lahan rumah untuk bangunan, namun sisakan untuk taman-taman asri yang bisa membantu memproduksi oksigen. Selain itu tetap gunakan sumur peresapan air agar air bisa meresap ke tanah kembali.

Interior ramah lingkungan sedang menjadi tren karena semakin dibutuhkan. Akibat makin kurangnya sumber daya alam dan menipisnya energi. Simak saja dimana-mana kondisi kota makin parah, panas dan tidak manusiawi. Untuk itu dibutuhkan interior ramah lingkungan di tempat tinggal agar tetap sehat, tetap bisa merasakan hubungan dengan alam, dan makin menghargai alam. (Seputar Indonesia)

6 Rayuan Maut yang Disukai Wanita (Bukan Gombal, Lho!)

Wanita suka mendengar rayuan, bahkan yang gombal sekalipun. Tapi sesungguhnya wanita lebih menyukai ketulusan, kata-kata yang keluar dari lubuk hati terdalam akan lebih berdampak dan meyakinkan.

Tulisan ini spesial untuk kaum adam, namun tidak “haram” dibaca oleh kaum hawa yang ingin tahu; sampai di mana kesungguhan prianya mencintai dan memahami dirinya.

Dengan pengungkapan yang tepat di saat yang tepat, kalimat-kalimat ini bisa menjadi “sihir” yang mematikan untuk menaklukan hatinya. Ngga percaya? Bisa dibuktikan sendiri.

1.”Kamu selalu tampak manis”. Kapan saat yang tepat mengungkapkan kalimat ini? Katakan kepadanya ketika dia sedang mengenakan busana atau gaun yang belum pernah Anda lihat dia memakainya atau penampilan yang sederhana setelah dia selesai mandi, atau pada saat Anda menjemputnya untuk jalan-jalan ke luar rumah.

2.”Rambutmu indah sekali”. Gunakan kalimat ini ketika Anda melihat rambutnya melambai-lambai ditiup angin. Atau ketika dia mengubah model rambutnya, karena sangat penting menghargai model rambutnya yang baru dan memberitahukan kepadanya bahwa dia semakin cantik dengan model itu.

3.”Kulitmu sangat cantik dan berkilau”. Ungkapan ini adalah ungkapan yang akan menggetarkan hati kaum wanita, karena penghargaan kepada kulitnya berarti kekaguman terhadap seluruh tubuhnya. Seketika Anda akan melihat dia tersenyum. Bagian yang paling sensitif untuk dipuji setelah lengannya adalah telinganya.

4.”Kamu kelihatan sangat indah dengan pakaian ini”. Kalimat ini merupakan cara tidak langsung untuk memberitahunya bahwa pakaian jenis itu adalah yang cocok dengannya, dan Anda sedang memperhatikan caranya berpakaian. Di saat yang lain ketika dia mengenakan pakaian yang tidak cocok, Anda bisa menggantikan kata sangat dengan cukup.

5.”Aku ingin mengajak kamu ke ----------- “. Isilah bagian yang kosong dengan nama sebuah tempat yang sudah membuatnya sekarat mau mati karena sudah sangat mendambakan untuk melihatnya dan berada disana. Jika Anda berhasil membawanya ke sana, persentase cintanya kepada Anda akan meningkat tajam.

6.”Aku ingin mengenalkanmu dengan keluargaku”. Ketika Anda mengutarakan keinginan untuk mengenalkannya kepada keluarga Anda, berarti Anda siap untuk membina hubungan jangka panjang dengannya dan menempatkannya dalam lingkaran kehidupan yang sangat dekat. Kebanyakan wanita menghendaki suatu hubungan jangka panjang yang sungguh-sungguh.

Bagi Anda yang sudah menikah, ungkapkan kepada pasangan hidup Anda mengenai keinginan Anda untuk melihat anak-anak menikah dan mempunyai cucu dari mereka. Atau angan-angan menikmati hari tua yang indah bersama-sama, sambil melakukan hobi yang diminati bersama, atau jalan-jalan ke tempat-tempat penuh kenangan.

Memilih Rumah Sehat Sederhana

SIAPA yang tidak ingin tinggal di perumahan yang asri, teduh, nyaman, dan aman? Kejelian pasar membaca kembalinya tren gaya hidup kembali ke alam akibat krisis lingkungan hidup yang semakin parah membuat para pengembang berlomba-lomba menjual citra sebuah perumahan ideal dengan lingkungan yang asri dan nyaman.

Nyaris tidak ada satu pun pengembang yang nekat menjual perumahannya tanpa menyebut embel-embel lingkungan. Tengok saja dalam berbagai pameran real estat, spanduk dan billboard iklan perumahan, ada Kota Hijau, Kota Taman, Kota Berwawasan Lingkungan, Kota Alami, dan seterusnya. Namanya juga iklan pasti menampilkan imajinasi komputer yang menggambarkan lingkungan perumahan yang asri dan nyaman, soal realisasi di lapangan itu urusan lain.

Generalisasi, kecenderungan yang latah dan sering kali menelan mentah-mentah konsep kota berwawasan lingkungan yang dangkal membuat lanskap perumahan sering kali dibuat sangat artifisial dan tidak selaras dengan lingkungan asli sekitar. Keinginan pemenuhan kebutuhan akan rumah bagi setiap keluarga menuntut ketersediaan bangunan rumah yang sehat sederhana, tapi hemat produktif. Rumah bukan lagi sekadar tempat menumpang tidur belaka.

Rumah harus sehat karena akan berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental penghuni rumah. Namun, sayang masih sangat sedikit arsitektur rumah yang dirancang mempertimbangkan faktor-faktor kesehatan. Keterbatasan dana anggaran menyebabkan ketidakberdayaan dalam memilih lokasi rumah yang strategis dan ketersediaan lahan yang sempit. Akan tetapi, dengan segala keterbatasan dapat diatasi dengan kiat-kiat jitu dalam mewujudkan rumah sederhana, tetapi sehat, hemat, produktif, dan ramah lingkungan.

Lalu bagaimana kita memilih rumah sehat sederhana? Rumah sehat sederhana mensyaratkan penghematan pembagian ruang, bukaan-bukaan dan optimalisasi ruang dalam dan ruang luar, serta pemilihan bahan bangunan murah, tapi cukup kuat. Sebuah rumah sederhana dapat menerapkan konsep rumah tumbuh vertikal secara sederhana pula seperti penambahan mezzanine dari lantai kayu. Keuntungan yang diperoleh lebih dari sekadar perluasan ruang mengingat semua harga kebutuhan bahan bangunan cenderung naik setiap tahunnya.

Berhemat biaya tidak sekadar permasalahan pemilihan bahan bangunan atau metode membangun, namun juga bagaimana pengoperasian dan pemeliharaannya.

Ruang yang sehat mensyaratkan bukaan-bukaan dan penempatan yang tepat lubang angin dan jendela yang lebar sebagai sarana kelancaran sirkulasi udara segar dan sinar matahari sumber pencahayaan alami dalam ruang. Penempatan lubang angin dan jendela yang tidak tepat akan membuat ruangan terasa pengap dan gelap. Penataan yang tepat akan menghemat pemakaian listrik, seperti untuk kipas angin, pengkondisian udara atau lampu, terutama di siang hari. Pemasangan genteng kaca 1-2 buah di atas kamar mandi, kamar tidur, dan ruang keluarga akan cukup membantu pelolosan sinar matahari menerangi ruangan tersebut.

Selain optimalisasi pemanfaatan sumber-sumber alam, yakni cahaya dan hawa, dan penggunaan produk-produk hemat energi, berhemat listrik harus didukung dengan penempatan titik-titik peranti listrik yang tepat. Prioritas pemilihan dan penggunaan barang-barang elektronik sesuai kebutuhan pokok seluruh anggota keluarga akan mengurangi dampak polusi elektromagnet (elektrosmog) yang disebabkan oleh medan listrik dan atau medan mangnetik di dalam rumah yang kurang bagus bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang, seperti kelelahan, pusing, mual, keguguran, kanker, leukemia, dan alzheimer.

Selain penataan sirkulasi hawa dan udara, ada faktor lain yang harus dipertimbangkan untuk rumah-rumah yang dekat dengan sumber kebisingan, seperti jalan raya. Untuk meredam kebisingan rumah dapat disiasati dengan desain akustik di luar dan dalam rumah. Pagar tembok yang tidak terlalu tinggi atau pagar tanaman, taman depan dan taman belakang dengan kepadatan tanaman cukup dapat membantu meredam kebisingan dari luar. Penempatan kamar tidur sebaiknya jauh dari sumber kebisingan, jangan bersebelahan dengan jalan. Peletakan ventilasi, jendela dan pintu, sedapat mungkin tidak menghadap langsung ke arah sumber kebisingan. Jendela-jendela dapat dilengkapi jalusi atau krepyak kayu. Keheningan di rumah akan memberikan kenyamanan penghuni saat beristirahat dan berkonsentrasi dalam bekerja.

Ukuran ruang yang kecil dapat dimanipulasi dengan memberi pintu dan bukaan yang banyak ke arah luar. Penyelesaian lantai maupun dinding yang senada dengan ruang dalam dan ruang luar akan memberikan kesan fisik ruang lebih luas. Penempatan jendela yang lebar-lebar juga akan menyatukan suasana asri dari taman depan, ruang dalam, dan taman belakang. Penghubung antar- ruang dapat dihemat dengan banyak pintu terhubung dalam jarak yang berdekatan daripada letak pintu saling berjauhan.

Jendela juga perlu didandani cantik dengan penggunaan tirai jendela berwarna selaras warna dinding akan menciptakan keharmonisan ruang. Alternatif dengan vertical blind dapat memperkuat kesan geometris dan kesan modern, tapi alami. Glass block dapat dipakai sebagai pembatas ruang atau pengganti jendela di kamar mandi atau dapur. Efek warna pantulan sinar matahari oleh glass block yang didominasi warna lembut (pastel) akan memberikan kesan ruang yang lembut, namun hangat.

Rumah sehat sederhana tidak selalu membutuhkan bahan mahal untuk tampil artistik. Dinding ekspos, baik berbahan bangunan batu bata, batu kali, maupun batako, mensyaratkan teknik pengerjaan yang hati-hati dan rapi, serta tidak perlu memplester seluruh dinding. Dinding cermin yang lebar dapat menambah kesan luas ruangan dengan pantulannya. Rumah terlihat sederhana, tapi hemat bahan.

Pemilihan warna cat dinding rumah baik untuk ruang luar maupun ruang dalam akan menghadirkan suasana apa yang ingin diwujudkan. Warna-warna dingin seperti hijau dan biru akan membuat rumah dan seluruh ruangan terasa dingin dan lembut. Sebaliknya, penggunaan warna-warna panas seperti kuning dan merah akan menampilkan kesan rumah yang hangat dan ceria. Penggunaan gradasi warna-warna tersebut ke warna lebih muda sampai ke putih akan membuat rumah dan ruangan terasa lebih lembut dan hangat.

Pemasangan keramik kelas K-2, K-3, atau teraso sekalipun jika dikerjakan secara hati-hati dan rapi tetap dapat menghasilkan lantai yang cantik. Selain warna putih yang lazim dipakai karena kenetralannya dan kesan bersih, warna abu-abu atau kuning gading seperti lantai teraso atau warna coklat tanah dapat pula digunakan. Untuk menyiasati kualitas keramik maupun teraso dalam pemasangan diberi nat lebar, sehingga ketidakpresisian bahan dapat disamarkan. Ubin keramik berglazur dapat membuat lantai terhindar dari bau dan kotoran yang menyerap, mudah pemeliharaan, sehingga lantai akan kelihatan selalu bersih dan sehat.

Pemanfaatan ekspos bahan bangunan kayu yang dipelitur pada pintu, jendela, tangga, rangka kuda-kuda atap rumah akan memperkuat kesan alami. Apalagi dengan penempatan berbagai perabotan meja, kursi, dan lemari yang umumnya berbahan kayu pula, maka akan tercipta keharmonisan.

Keterbatasan luas lahan rumah sederhana mensyaratkan efisiensi dan optimalisasi lahan dan fungsi-fungsi ruang. Meminimalisasi jumlah kamar mandi seoptimal mungkin sesuai kebutuhan penting dipertimbangkan karena kamar mandi merupakan bagian yang sarat utilitas dan membutuhkan pemeliharaan lebih dari bagian lainnya.

Teras depan yang asri dapat difungsikan sebagai ruang tamu untuk tamu-tamu formal, bukan keluarga dekat dan tempat nongkrong teman-teman bagi penghuni yang memiliki anak remaja. Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur menyatu tanpa penyekat akan membuat ruang terlihat lebih luas dan lega. Teras belakang yang asri dapat disatukan untuk kegiatan servis seperti dapur, ruang cuci dan jemur. Fungsi taman sebagai tempat masuknya udara dan cahaya ke dalam rumah.

Penyatuan alam lingkungan sekitar masuk ke dalam rumah dapat diwujudkan melalui penanaman pohon buah-buah di jalur hijau depan rumah dan taman depan, serta penataan pot-pot tanaman artistik berisikan tanaman apotek hidup atau sayur-sayuran di teras dan ruang dalam. Unsur air dalam kolam kecil tetap dapat dihadirkan dari tempayan atau gentong lengkap dengan ikan dan tanaman air seperti melati air, eceng gondok, papirus, atau teratai. Dan rumah sederhana yang indah, sehat, hemat, produktif dan ramah lingkungan dapat segera anda wujudkan.

NIRWONO JOGA Arsitek Lanskap

Interior rumah tinggal yang ramah lingkungan, dan memperhatikan potensi lingkungan rumah/ perumahan

Interior rumah tinggal yang ramah lingkungan, dan memperhatikan potensi lingkungan rumah/ perumahan


Sumatra BathroomUntuk artikel dalam rubrik ‘Griya’ kemarin, Koran Sindo mewawancarai saya seputar interior rumah tinggal yang ramah lingkungan. Pada dasarnya alam disekitar kita memiliki potensi untuk kita gunakan dalam desain rumah tinggal, seperti udara alami yang sejuk, dan matahari yang bersinar sepanjang hari sepanjang tahun. Sayang sekali bila kita tidak menggunakannya dengan baik.

1 apa yang dimaksud interior ramah lingkungan?

Sama seperti konsep ramah lingkungan untuk eksterior, salah satu cara agar interior lebih ramah lingkungan adalah memperhatikan potensi lingkungan. Pada dasarnya alam yang diciptakan Tuhan sudah sempurna dan seimbang, namun karena banyak kerusakan dan gangguan yang diakibatkan oleh manusia, maka keseimbangan alam terganggu.

Pada dasarnya alam disekitar kita memiliki potensi untuk kita gunakan dalam desain rumah tinggal, seperti udara alami yang sejuk, dan matahari yang bersinar sepanjang hari sepanjang tahun. Sayang sekali bila kita tidak menggunakannya dengan baik.

Karena waktu kita lebih banyak dihabiskan dalam rumah (interior), maka alangkah senangnya bila rumah kita mendukung kesehatan kita secara alami dan gratis (tidak membayar). Sebenarnya, tidak sulit untuk menghadirkan interior rumah yang ramah lingkungan, misalnya memaksimalkan taman agar membantu menyediakan oksigen murni disekitar rumah kita. Dalam hal ini, butuh kejelian dari segi desain dan kemauan kita untuk menggunakan potensi alam agar hidup kita lebih sehat.

2. jelaskan ciri dan konsep interior ramah lingkungan?

Sesuai dengan predikatnya sebagai ‘ramah lingkungan’, interior dapat direncanakan agar dapat ‘bekerja-sama’ dengan alam, dan memaksimalkan potensi alam untuk mendukung kondisi keseharian rumah kita, misalnya, kita tidak perlu menggunakan AC untuk ruangan karena sudah sejuk dan nyaman dengan udara alami dari bukaan jendela dan ventilasi. Pada dasarnya kita menghendaki rumah kita nyaman secara termal (suhu), dan bila kita tidak perlu menggunakan AC tapi rumah kita sudah terasa nyaman, maka ini adalah salah satu contoh ramah lingkungan dari segi pemanfaatan udara alami.

Contoh lain ramah lingkungan untuk interior, misalnya mendapatkan cahaya alami dari matahari secara maksimal, melalui jendela, bukaan, dan ventilasi yang terhubung dengan taman-taman disekitar rumah. Bila kita tidak punya jendela biasa, kita bisa menggunakan skylight atau lubang pada atap agar cahaya matahari bisa masuk secara maksimal.

Sumatra Bathroom

3. jelaskan mengapa masyarakat harus memilih interior ramah lingkungan?

Sebenarnya bukan keharusan untuk memilih interior ramah lingkungan, karena lebih kepada pilihan yang bijak agar kita bisa lebih menghargai dan memanfaatkan apa yang ditawarkan oleh alam kita ini. Udara alami, cahaya alami, tanaman yang menyejukkan, semua ditawarkan alam pada kita secara Cuma-Cuma, sehingga sayang sekali bila tidak digunakan.

4. seperti apa pemilihan materian yang ramah lingkungan?

Material ramah lingkungan memiliki kriteria sebagai berikut;

a. tidak beracun, sebelum maupun sesudah digunakan

b. dalam proses pembuatannya tidak memproduksi zat-zat berbahaya bagi lingkungan

c. dapat menghubungkan kita dengan alam, dalam arti kita makin dekat dengan alam karena kesan alami dari material tersebut (misalnya bata mengingatkan kita pada tanah, kayu pada pepohonan)

d. bisa didapatkan dengan mudah dan dekat (tidak memerlukan ongkos atau proses memindahkan yang besar, karena menghemat energi BBM untuk memindahkan material tersebut ke lokasi pembangunan)

e. bahan material yang dapat terurai dengan mudah secara alami

f. dan sebagainya

material yang ramah lingkungan menurut kriteria diatas misalnya; batu bata, semen, batu alam, keramik lokal, kayu, dan sebagainya. Ramah lingkungan atau tidaknya material bisa diukur dari kriteria tersebut atau dari salah satu kriteria saja, seperti kayu yang makin sulit didapat, tapi bila dipakai dengan hemat dan benar bisa membuat kita merasa makin dekat dengan alam karena mengingatkan kita pada tumbuh-tumbuhan.

5. Bagaimana menerapkan etika desain terutama berkaitan dengan lingkungan?

Untuk ber-etika terhadap lingkungan, kita harus menghargai alam, misalnya dengan tidak menebang pohon disekitar rumah kita. Etika terhadap lingkungan terutama sudah dituliskan melalui peraturan pemerintah daerah agar kita patuhi, seperti garis sempadan, ketinggian bangunan, dan sebagainya.

Dari segi desain, kita harus berupaya mengembalikan potensi alam yang seharusnya sangat baik, tapi karena kehadiran manusia jadi semakin hancur. Contohnya; jangan menggunakan seluruh area lahan rumah untuk bangunan, namun sisakan untuk taman-taman asri yang bisa membantu memproduksi oksigen. Selain itu tetap gunakan sumur peresapan air agar air bisa meresap ke tanah kembali.

6. Apakah perlu dukungan dari pemerintah, industri, pengusaha dan masyarakat dalam mewujudkan interior ramah lingkungan?

Perlu. Saat ini perlu lebih banyak cara agar material yang ramah lingkungan bisa didapatkan dengan mudah, misalnya pemerintah dan industri lebih berpihak pada produksi material lokal yang dibuat dengan teknologi sederhana dari masyarakat, agar lebih memberdayakan masyarakat lokal secara ekonomi (ini juga termasuk kebijakan yang ‘green’).

7. apakah interior ramah lingkungan sedang menjadi tren, jelaskan dan mengapa?

Interior ramah lingkungan sedang menjadi tren karena kita semakin butuh, akibat makin kurangnya sumber daya alam dan menipisnya energi. Simak saja dimana-mana kondisi kota makin parah, panas dan tidak manusiawi. Kita makin butuh interior ramah lingkungan di tempat tinggal kita agar kita tetap sehat, tetap bisa merasakan hubungan dengan alam, dan makin menghargai alam.

Minggu, 19 April 2009

Ramah Lingkungan dari Hulu Hingga Hilir - AutoCar


oyota terus mengembangkan aktivitas ramah lingkungan. Aplikasinya dimulai dari pabrik dan lingkungannya, hingga berputarnya roda mobil produksi mereka di jalan-jalan.

Persoalan lingkungan hidup saat ini hadir darisemakin tingginya output karbon yang dihasilkan oleh hampir seluruh sektor industri mulai dari hulu hingga hilir. Kendaraan, scbagai salah satu bagian penting roda kehidupan pun menjadi salah satu penyumbang terbesar tercemarnya udara, bahkan bisa dibilang sebagai salah satu perusak lingkungan utama. Mulai dari produksi, distribusi, operasi hingga usai masa pakainya, mobil menghasilkan kontribusi terhadap kerusakan lingkungan.

Saat ini diperkirakan kepemilikan mobil di dunia mencapai 900 juta unit. Asosiasi Industri Otomotif Jepang (JAMA) bahkan memperkirakan tahun 2010, kepemilikan mobil di dunia akan mencapai satu miliar unit dan menjadi 1,5 miliar unit di 2020. Tentunya, dampak lingkungan yang terjadi akibat produksi hingga pemakaian mobil sebanyak ini akan semakin buruk terhadap lingkungan.

Toyoota, sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di dunia pun bergerak cepat untuk tidak menjadi yang terbesar pula dalam menyumbang kerusakan lingkungan. Dalam acara Toyota Environmental Forum (TEF) 2008 di Tokyo bulan Juni lalu, mereka pun menyosialisasikan beberapa tindakan aktif untuk memberikan kontribusi positif terhadap masa depan dunia yang lebih baik dengan merealisasikan lingkungan masyarakat rendah karbon (low carbon society).

"Sejak berdiri, Toyota telah menjalankan bisnisnya berdasarkan prinsip untuk berkontribusi pada pengembangan masyarakat sejahtera melalui manufaktur otomotif," ujar Presiden Toyota Motor Corporation (TMC), Katsuaki Watanabe. "Toyota mencari jalan mengombinasikan tenaga manusia dan teknologi untuk membantu mewujudkan masyarakat yang dapat menjaga keseimbangan antara aktivitas perusahaan dan pemeliharaan lingkungan," tambahnya. Untuk itu, Toyota merencanakan tiga aktivitas dengan fokus pada penelitian dan pengembangan, proses produksi, dan kontribusi sosial. Singkatnya, ramah lingkungan dari hulu sampai hilir.

PROSES PRODUKSI
Dimulai dari pabriknya, TMC sudah mengindikasikan proses produksi yang ramah lingkungan. Semua aktivitas di pabrik Toyota menunjukkan tanggung jawab besar terhadap lingkungannya di semua aspek produksi dan distribusi. Pengembangan teknologi pengurangan emisi CO2 misalnya, pada pabrik Tsutsumi di Nagoya, TMC sukses mengurangi emisi CO2 hingga 51% dibandingkan tahun 1990. Pengurangan CO2 yang dicapai hingga 740 ton/tahun itu setara dengan penghematan 1.500 barrel minyak mentah. Hal tersebut antara lain didapat berkat penggunaan bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak pada sistem pembangkit turbin gas yang mereka miliki dengan pengalihan penggunaan bahan bakar gas petroleum cair (LPG) menjadi gas alam cair (LNG).

Penggunaan energi terbarukan juga menjadi salah satu aktivitas ramah lingkungan TMC untuk menghasilkan mobil yang juga ramah lingkungan. Masih di Tsutsumi, di pabrik yang memproduksi mobil hybrid Toyota Prius ini, terdapat barisan 12.000 panel surya di atap pabrik untuk memasok sistem pembangkit foto-voltaik yang mampu menghasilkan output listrik hingga 2.000 kW untuk proses produksi mereka. Sumber energi tersebut, dapat memasok sumber listrik hingga 5% dari kebutuhan listrik total pabrik Tsutsumi.

PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
Isu soal energi dan lingkungan yang berhubungan erat dengan produk otomotif adalah soal ketergantungan pada bahan bakar minyak dan munculnya emisi CO2. Pengembangan teknologi otomotif yang dilakukan Toyota menunjukkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir (1997-2007), nilai efisiensi bahan bakar rata-rata dari mobil Toyota yang dijual di Jepang meningkat sekitar 28%. Toyota pun terus melakukan pengembangan dengan memperkenalkan mesin dan transmisi baru dengan efisiensi lebih baik lagi.

Peningkatan efisiensi bahan bakar ini dapat diwujudkan antara lain berkat kemampuan mesin-mesin Toyota mengonsumsi bahan bakar alternatif (Flexible Fuel Vehicle). Sejak 2006, semua mobil yang diproduksi Toyota sanggup menenggak bahan bakar E10 (10% ethanol), bahkan di bulan Mei 2007, Toyota memperkenalkan Toyota Corolla di Brasil yang mampu menenggak bahan bakar ethanol 100% (E100).

Hal lain yang menjadi fokus utama Toyota saat ini adalah penggunaan teknologi hybrid pada mobil produksi mereka. Tak hanya soal efisiensi bahan bakar, teknologi hybrid yang memadukan penggunaan mesin bensin/diesel yang efisien dengan motor listrik menawarkan emisi gas buang lebih rendah. Toyota saat ini terus melakukan peningkatan penggunaan teknologi hybrid dengan menawarkan lebih banyak varian hybrid di antara model mobil produksinya. Hingga tahun 2008, total penjualan model hybrid Toyota telah mencapai 1,5 juta unit di seluruh dunia, di mana hal itu sama dengan keberhasilan mengurangi tujuh juta ton emisi CO2 dan memangkas konsumsi bahan bakar minyak hingga 2,7 juta kiloliter.

Penggunaan teknologi hybrid pun terus dikembangkan oleh Toyota. Teknologi hybrid kini dikembangkan dengan meningkatkan kemampuan motor listriknya (Plug-in Hybrid Vehicle/ Electric Vehicle) dan mengombinasikannya dengan bahan bakar alternatif, seperti hidrogen (Fuel Cell Hybrid Vehicle). Toyota bahkan menargetkan dapat memasarkan mobil berteknologi plug-in hybrid ini pada tahun 2010. "Dan pada tahun 2020 akan ada varian hybrid dari semua model Toyota yang dijual," tegas Watanabe.

BATERAI
Lebih jauh lagi, untuk mendukung teknologi plug-in hybrid (PHV) dan mobil listrik (EV) mereka, TMC lebih serius untuk mengembangkan baterai sebagai unit utama pemasok energi. Bisa dibi-lang baterai merupakan kunci dari perkembangan teknologi plug-in hybrid dan kendaraan listrik Toyota di masa yang akan datang. Untuk menghadapi itu, sejak Juni 2008, TMC membentuk departemen yang secara khusus mengembangkan baterai yang jauh lebih baik dari teknologi baterai lithium-ion masa kini.

"Di saat kami dapat mengembangkan baterai yang mengalahkan performa baterai lithium-ion (di masa akan datang), kami akan memperkenalkan mobil bertenaga listrik di semua model kami," ujar Masatami TaMmoto, Executive Vice President TMC. Baterai ini pula yang akan menjadi kunci bagi kelangsungan PHV di masa yang akan datang. Watanabe optimis Prius berteknologi plug-in bahkan sudah mulai dipasarkan pada tahun 2010, paling tidak di pasar domestik Jepang.

MASA DEPAN HYBRID Dl INDONESIA

PERKEMBANGAN teknologi hybrid juga berada di ambang pintu Indonesia. Pernyataan President TMC, Katsuaki Watanabe, bahwa pada tahun 2020 semua model Toyota akan mendapatkan teknologi hybrid menjadi salah satu kunci. Hal ini menjadi tak tertutup kemungkinan varian Toyota Kijang Innova bahkan Toyota Avanza juga akan mencicipi teknologi 'hijau' ini dalam dua dekade mendatang. Apalagi General Manager Planning Dept. Asia-Oceania-Middle East TMC, Shuji Eguchi sempat mengungkapkan, "Hal tersebut mungkin saja," usai berlangsungnyaTEF 2008 di Jepang. Indikasi lain adalah mulai diproduksinya Toyota Camry Hybrid di Thailand. Seperti kita tahu, hampir sebagian besar produk global Toyota yang nadir di Indonesia datang dari pabrikdi Thailand.

Meski begitu, Senior Managing Director TMC Dato Akira Okabe justru melihat Indonesia belum menjadi pasar potensial bagi produk hybrid. "Harga mobil hybrid yang tinggi dan karakteristik pembeli mobil yang berbeda," menjadi alasan Okabesan. Menurutnya, saat ini yang lebih dibutuhkan masyarakat di Asia adalah mobil kecilyangefisien.

Sedangkan menurut Joko Trisanyoto, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, selain karena tingginya harga mobil hybrid, skema insentif pemerintah bagi industri di Indonesia juga belum menguntungkan bagi mobil berteknologi hybrid. "Padahal insentif bisa turut menekan harga jual mobil (berteknologi) hybrid," ujarnya. Meski begitu, PT TAM tetap memasarkan Toyota Prius hybrid bagi mereka yang menginginkannya.

Australia

Sekelompok mahasiswa dari Universitas New South Wales (UNSW), Sydney, Australia, telah memecahkan rekor dunia tahun 1994 untuk perjalanan tercepat dengan menggunakan mobil bertenaga surya dari Perth menuju Sydney. Mereka melakukan perjalanan sejauh 4.000 km lebih dengan jarak tempuh 700 km per hari dan kecepatan hingga 70 km per jam.

Mahasiswa-mahasiswa itu menunjukkan bahwa transportasi masa depan bergantung pada pemikiran yang inovatif, material yang canggih, dan tenaga surya yang dapat diperbaharui. Salah satu mahasiswa teknik tersebut, Andrew Pratley, berharap agar masyarakat mulai mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk transportasi. “Perubahan iklim merupakan persoalan yang sangat besar dan contoh seperti ini menunjukkan bahwa kita tidak membutuhkan bahan bakar fosil untuk berkendaraan di jalan,” katanya.

Demonstrasi yang cemerlang ini merupakan suatu inovasi penting bagi penggunaan tenaga surya di masa depan untuk keperluan transportasi kita.

Keterangan Gambar: Mobil surya Solarswift III di jalan (Sumber foto: http://www.sunswift.com)

Referensi: 1. http://www.sunswift.com

Program Tanda Ramah Lingkungan dan Inisiatif Lainnya

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah Singapura untuk mempromosikan praktik hidup yang ramah lingkungan, dua tahun lalu Otoritas Konstruksi dan Bangunan (Building and Construction Authority /BCA) meluncurkan Program Tanda Ramah Lingkungan pada bulan Januari Tahun Emas 2 (2005). Program Tanda Ramah Lingkungan bertujuan untuk mendorong para pengembang dan pemilik gedung untuk mengadopsi rancangan, teknologi, dan praktik yang ramah lingkungan. Dengan sistem penilaian yang mengevaluasi gedung atas dampak lingkungan dan pengoperasiannya, tujuan Program Tanda Ramah Lingkungan diimplementasikan dalam berbagai teknologi seperti sistem penyejuk udara yang hemat energi, teknologi yang hemat air, dan tenaga surya.

Baru-baru ini ada 34 gedung di Singapura yang mendapat sertifikat Tanda Ramah Lingkungan karena menerapkan teknologi gedung hijau. Mulai tanggal 1 April Tahun Emas 4 (2007), semua gedung baru dan gedung yang akan direnovasi secara besar-besaran harus memiliki sertifikat Tanda Ramah Lingkungan. Sebagai contoh, semua apartemen baru yang dibangun oleh Housing Development Board (Dewan Pengembangan Perumahan) milik pemerintah, yang merupakan pengembang terbesar di Singapura, telah mendapat sertifikat Tanda Ramah Lingkungan.

Pemerintah juga telah menjanjikan dana sebesar S$70 juta (46,6 juta dolar AS), dengan meluncurkan dua program inisiatif lain guna mendorong pembangunan yang memiliki dampak lingkungan yang minimal. Pertama, para pengembang bisa mendapatkan uang tunai hingga S$3 juta (2 juta dolar AS) per proyek dari dana sebesar S$20 juta (13,3 juta dolar AS) yang telah dialokasikan dalam Skema Insentif Bangunan Hijau. Kedua, perusahaan Singapura dan perseorangan juga dapat mengajukan permohonan dana bantuan dari dana R&D sebesar S$50 juta (33,3 juta dolar AS) yang dialokasikan bagi pengembangan teknologi hijau dalam industri bangunan.

Referensi:
1. Panduan Insentif Tanda Ramah Lingkungan - http://www.bca.gov.sg/GreenMark/others/GMIS_guide.pdf
2. Tanda Ramah Lingkungan 2006 - http://www.bca.gov.sg/GreenMark/others/gm2006.pdf

IBM Kembangkan Teknoligi Ramah Lingkungan

JAKARTA -- Vendor komputer IBM menganggarkan semiliar dolar Amerika Serikat (AS) per tahunnya untuk berbagai teknologi yang meningkatkan efisiensi energi pada pusat data (data center) yang lebih ramah lingkungan lewat efisiensi konsumsi listrik.

Country System Sales Executive IBM, Fetra Syahbana, dalam jumpa pers IBM Project Big Green, di Taman Menteng, Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa sejak setahun program Big Green IBM secara global diluncurkan, maka pihaknya bekerjasama dengan ribuan lembaga bisnis, pemerintah dan pendidikan untuk membantu menurunkan biaya energi.

"Di tahap kedua Project Big Green, kami memperkenalkan teknologi dan layanan hijau terkini untuk membantu pelanggan menjadi lebih efisien dalam mengkonsumsi energi, bukan hanya di pusat data saja, tetapi juga di seluruh operasional mereka," kata Fetra.

Pusat data menjadi obyek utama program hijau IBM karena pusat data memiliki server komputer dan perlengkapan yang mengkonsumsi lebih banyak energi seiring permintaan daya komputasi di seluruh dunia.

IBM sendiri mengklaim telah melayani 2.000 pelanggan di seluruh dunia untuk perangkat keras, perangkat lunak dan layanan yang membantu pelanggannya mengurangi konsumsi energi di pusat data dan menghemat biaya energi hingga 40 persen.

Pada kesempatan yang sama, IBM memperkenalkan rangkaian produk IBM Modular Data Center, pusat data yang mengambil desain moduler dan hemat energi hingga 50 persen, antara lain Enterprise Modular Data Center, Portable Modular Data Center, dan High Density Zone.

Enterprise Modular Data Center adalah pusat data untuk enterprise yang dikemas sedemikian padat sehingga hanya memiliki ukuran 460 meter persegi sampai 1800 meter persegi.

Dengan mengadopsi pusat data ini, diharapkan perusahaan akan dapat mempercepat waktu persiapan data center mereka, sekitar 3-6 bulan daripada persiapan data center biasa.

Dengan pendekatan ini, menurut IBM, perusahaan bisa menangguhkan 40 persen biaya modal dan 50 persen biaya operasional, hingga perusahaan tersebut benar-benar memerlukan kapasitas yang lebih besar.

Ilmuwan IBM sendiri telah mengembangkan cara untuk mendinginkan chip komputer yang memliki sirkuit dan komponen yang dipasang secara tumpah tindih dan dialiri air, menjadi sebuah sistem pendingin yang mengurangi konsumsi energi pusat data secara signifikan.

IBM juga meluncurkan beberapa produk dan layanan baru yang ramah lingkungan, diantaranya IBM Server Optimization and Intergration Services yang dapat membantu mengurangi biaya energi hingga 30 persen dan mengurnagi biaya kepemilikan total hingga 50 persen.

Menurut Fetra, teknologi data center hijau mereka juga dilengkapi dengan sistem pendinginan air untuk sistem clock-speed data center IBM yang mencapai 3 GHz yang mampu mengurangi risiko down-time.

Untuk produk dan layanan hijau, IBM mengklaim telah memiliki 10 pelanggan atau meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu, dan salah satu pelanggannya yaitu PT Kalbe Farma.

Direktur Deputi TI PT Kalbe Farma, Ciendramawan mengatakan pihanya berhasil mengurangi investasi teknologi informasinya hingga 50 persen setelah menata ulang sistem pusat datanya.

Ciedrawan menjelaskan pada awalnya PT Kalbe memiliki 13 data center dengan lima diantaranya berukuran besar, kemudian menata ulang menjadi hanya satu pusat data saja.

Dia mengatakan dengan menjadikan satu pusat data, Kalbe menghemat minimal 35 persen, atau sekitar 1.000 - 1.200 dolar AS per meternya. - ant/ah

Bangunan Hijau, Hemat dan Ramah Lingkungan


Kenaikan harga bahan bakar minyak memukul telak industri properti di Tanah Air. Harga bahan bangunan meroket, sementara daya beli masyarakat semakin menurun. Di tengah keterpurukan ekonomi seperti ini, kita dituntut hidup hemat, bertindak bijak, dan kreatif dalam segala lini kehidupan.

Kenaikan harga bahan bangunan membuat masyarakat yang berniat atau telanjur tengah merenovasi dan membangun rumah dipaksa mengevaluasi kembali rencana atau kegiatan pembangunan rumah yang sedang berlangsung.

Prioritas pekerjaan disusun ulang, utamakan kegiatan yang paling mendesak dilakukan. Penghematan pengeluaran dengan membelanjakan bahan bangunan yang paling diperlukan untuk pembangunan sekarang.

Ramah lingkungan = hemat Fakta akibat pemanasan global mendorong lahirnya berbagai inovasi produk industri terus berkembang dalam dunia arsitektur dan bahan bangunan. Konsep pembangunan arsitektur hijau menekankan peningkatan efisiensi dalam penggunaan air, energi, dan material bangunan, mulai dari desain, pembangunan, hingga pemeliharaan bangunan itu ke depan.

Desain rancang bangunan memerhatikan banyak bukaan untuk memaksimalkan sirkulasi udara dan cahaya alami. Sedikit mungkin menggunakan penerangan lampu dan pengondisi udara pada siang hari.

Desain bangunan hemat energi, membatasi lahan terbangun, layout sederhana, ruang mengalir, kualitas bangunan bermutu, efisiensi bahan, dan material ramah lingkungan. Atap-atap bangunan dikembangkan menjadi taman atap (roof garden, green roof) yang memiliki nilai ekologis tinggi (suhu udara turun, pencemaran berkurang, ruang hijau bertambah).

Penggunaan material bahan bangunan yang tepat berperan besar dalam menghasilkan bangunan berkualitas yang ramah lingkungan. Beberapa jenis bahan bangunan ada yang memiliki tingkat kualitas yang memengaruhi harga. Penetapan anggaran biaya sebaiknya sesuai dengan anggaran biaya yang tersedia dan dilakukan sejak awal perencanaan sebelum konstruksi untuk mengatur pengeluaran sehingga bangunan tetap berkualitas.

Lakukanlah survei terlebih dahulu untuk mencari alternatif bahan bangunan yang bersifat praktis, mampu memberi solusi tepat kebutuhan bangunan, dan ramah lingkungan. Hal ini bisa dilihat mulai dari lama waktu proses pengerjaan, tingkat kepraktisan, dan hasil yang diperoleh.

Bangunan menggunakan bahan bangunan yang tepat, efisien, dan ramah lingkungan. Beberapa produsen telah membuat produk dengan inovasi baru yang meminimalkan terjadinya kontaminasi lingkungan, mengurangi pemakaian sumber daya alam tak terbarukan dengan optimalisasi bahan baku alternatif, dan menghemat penggunaan energi secara keseluruhan.

Bahan baku yang ramah lingkungan berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan bumi. Beragam inovasi teknologi proses produksi terus dikembangkan agar industri bahan baku tetap mampu bersahabat dengan alam. Industri bahan bangunan sangat berperan penting untuk menghasilkan bahan bangunan yang berkualitas sekaligus ramah lingkungan.

Konstruksi yang berkelanjutan dilakukan dengan penggunaan bahan-bahan alternatif dan bahan bakar alternatif yang dapat mengurangi emisi CO2 sehingga lebih rendah daripada kadar normal bahan baku yang diproduksi sebelumnya.

Bahan baku alternatif yang digunakan pun beragam. Bahan bangunan juga memengaruhi konsumsi energi di setiap bangunan. Pada saat bangunan didirikan konsumsi energi antara 5-13 persen dan 87-95 persen adalah energi yang dikonsumsi selama masa hidup bangunan.

Bangunan hijau Semen, keramik, batu bata, aluminium, kaca, dan baja sebagai bahan baku utama dalam pembuatan sebuah bangunan berperan penting dalam mewujudkan konsep bangunan ramah lingkungan.

Untuk kerangka bangunan utama dan atap, kini material kayu sudah mulai digantikan material baja ringan. Isu penebangan liar (illegal logging) akibat pembabatan kayu hutan yang tak terkendali menempatkan bangunan berbahan kayu mulai berkurang sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan terhadap penebangan kayu dan kelestarian bumi. Peran kayu pun perlahan mulai digantikan oleh baja ringan dan aluminium.

Baja ringan dapat dipilih berdasarkan beberapa tingkatan kualitas tergantung dari bahan bakunya. Rangka atap dan bangunan dari baja memiliki keunggulan lebih kuat, antikarat, antikeropos, antirayap, lentur, mudah dipasang, dan lebih ringan sehingga tidak membebani konstruksi dan fondasi, serta dapat dipasang dengan perhitungan desain arsitektur dan kalkulasi teknik sipil.

Kusen jendela dan pintu juga sudah mulai menggunakan bahan aluminium sebagai generasi bahan bangunan masa datang. Aluminium memiliki keunggulan dapat didaur ulang (digunakan ulang), bebas racun dan zat pemicu kanker, bebas perawatan dan praktis (sesuai gaya hidup modern), dengan desain insulasi khusus mengurangi transmisi panas dan bising (hemat energi, hemat biaya), lebih kuat, tahan lama, antikarat, tidak perlu diganti sama sekali hanya karet pengganjal saja, tersedia beragam warna, bentuk, dan ukuran dengan tekstur variasi (klasik, kayu).

Bahan dinding dipilih yang mampu menyerap panas matahari dengan baik. Batu bata alami atau fabrikasi batu bata ringan (campuran pasir, kapur, semen, dan bahan lain) memiliki karakteristik tahan api, kuat terhadap tekanan tinggi, daya serap air rendah, kedap suara, dan menyerap panas matahari secara signifikan.

Penggunaan keramik pada dinding menggeser wallpaper merupakan salah satu bentuk inovatif desain. Dinding keramik memberikan kemudahan dalam perawatan, pembersihan dinding (tidak perlu dicat ulang, cukup dilap), motif beragam dengan warna pilihan eksklusif dan elegan, serta menyuguhkan suasana ruang yang bervariasi.

Fungsi setiap ruang dalam rumah berbeda-beda sehingga membuat desain dan bahan lantai menjadi beragam, seperti marmer, granit, keramik, teraso, dan parquet. Merangkai lantai tidak selalu membutuhkan bahan yang mahal untuk tampil artistik.

Lantai teraso (tegel) berwarna abu-abu gelap dan kuning yang terkesan sederhana dan antik dapat diekspos baik asal dikerjakan secara rapi. Kombinasi plesteran pada dinding dan lantai di beberapa tempat akan terasa unik. Teknik plesteran juga masih memberi banyak pilihan tampilan.

Konsep ramah lingkungan dewasa ini juga telah merambah ke dunia sanitasi. Septic tank dengan penyaring biologis (biological filter septic tank) berbahan fiberglass dirancang dengan teknologi khusus untuk tidak mencemari lingkungan, memiliki sistem penguraian secara bertahap, dilengkapi dengan sistem desinfektan, hemat lahan, antibocor atau tidak rembes, tahan korosi, pemasangan mudah dan cepat, serta tidak membutuhkan perawatan khusus.

Kotoran diproses penguraian secara biologis dan filterisasi secara bertahap melalui tiga kompartemen. Media kontak yang dirancang khusus dan sistem desinfektan sarana pencuci hama yang digunakan sesuai kebutuhan membuat buangan limbah kotoran tidak menyebabkan pencemaran pada air tanah dan lingkungan.

Untuk mengantisipasi krisis air bersih, kita harus mengembangkan sistem pengurangan pemakaian air (reduce), penggunaan kembali air untuk berbagai keperluan sekaligus (reuse), mendaur ulang buangan air bersih (recycle), dan pengisian kembali air tanah (recharge).

Beberapa arsitek sudah mulai mengembangkan sistem pengolahan air limbah bersih yang mendaur ulang air buangan sehari-hari (cuci tangan, piring, kendaraan, bersuci diri) maupun air limbah (air buangan dari kamar mandi) yang dapat digunakan kembali untuk mencuci kendaraan, membilas kloset, dan menyirami taman, serta membuat sumur resapan air (1 x 1 x 2 meter) dan lubang biopori (10 sentimeter x 1 meter) sesuai kebutuhan.

Penggunaan panel sel surya meringankan kebutuhan energi listrik bangunan dan memberikan keuntungan tidak perlu takut kebakaran, hubungan pendek (korsleting), bebas polusi, hemat listrik, hemat biaya listrik, dan rendah perawatan. Panel sel surya diletakkan di atas atap, berada tepat pada jalur sinar matahari dari timur ke barat dengan posisi miring. Kapasitas panel sel surya harus terus ditingkatkan sehingga kelak dapat memenuhi kebutuhan energi listrik setiap bangunan.

Pada akhirnya di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan krisis ekonomi sekarang, cara pandang merencanakan atau merenovasi bangunan sudah harus mulai diubah. Bagaimana menghadirkan bangunan yang hemat (bahan bangunan, waktu, tenaga) yang berujung pada penghematan anggaran biaya dengan tetap menjaga kualitas dan tampilan bangunan, serta ramah lingkungan. Selamat mewujudkannya.

NIRWONO JOGA Penggiat Arsitektur Hijau

source : http://www.kompas.com

Ponsel Ramah Lingkungan Dari samsung


su pemanasan global dan masalah kesehatan pengguna perangkat elektronik dan ponsel memicu para produsen berlomba-lomba mengembangkan suatu produk “Hijau” yang aman dan ramah lingkungan.

Tak mau kalah, raksasa elektronik asal Korea Selatan, Samsung Electronics baru-baru ini menelurkan sebuah ponsel “Hijau” bernama Samsung Blue Earth.

Dari namanya saja sudah tertata sebuah mindset Planet Biru, dan tak hanya sekedar nama, kenyataannya, ponsel cerdas ini akan mengusung “green technology” yang ramah lingkungan.

Samsung telah meluncurkan handset baru Blue Earth bertujuan supaya perangkat ini dapat “berteman” dengan pohon diseluruh dunia, dan juga memberikan tenaga yang cukup ketika baterenya mati ditengah gurun pasir.

Terbuat dari PCM, yaitu bahan plastik hasil daur ulang botol bekas air minum . Penggunaan bahan ini dapat mengurangi konsumsi bahan baker dan emisi karbon selama proses produksi.

Ponsel ini didesain untuk secara cerdas mengetahui kapan saat layar backlight dan brightness berubah naik turun sebaik mengatur extra-power, seperti radio Bluetooth.

Ponsel ini juga memiliki panel solar cell pada bagian belakangnya. Panel tersebut dapat memproduksi energi yang cukup untuk menelpon, artinya ponsel Anda tidak akan kehabisan tenaga tanpa charger di Sahara.

Ponsel beserta charger-nya diklaim diproduksi tanpa menggunakan bahan-bahan berbahaya, seperti Brominated Flame Retardants, Beryllium dan Phthalate. Semua materi pada ponsel ini menggunakan bahan daur ulang. Menggunakan kemasan daur ulang sebaik menghemat energi.

Pada saat standby ponsel ini menggunakan daya kurang dari 0,03W. Jadi Anda dapat merasakan “Biru” berarti hemat energi dan “Hijau” berarti ramah lingkungan

Handset ini akan hadir pada tengah tahun ke-dua pada tahun ini, namun masih di Inggris sana.

Sabtu, 18 April 2009

Satu Jam Gelap, Hemat 50 Megawatt

Sebagai wujud dukungan terhadap kampanye pengurangan laju perubahan iklim global yang digagas World Wildlife Fund (WWF), selama satu jam kota Jakarta gelap gulita. Pemadaman listrik dimulai pukul 20.30 hingga pukul 21.30. Dengan aksi ini, DKI Jakarta telah menjadi bagian dari 2.848 kota di 83 negara yang turut menyukseskan kampanye lingkungan hidup internasional dengan tajuk Earth Hour. Selain DKI Jakarta, sebanyak 829 bangunan yang menjadi ikon kota-kota di dunia juga turut memadamkan lampu sebagai wujud pernyataan dukungan terhadap kegiatan ini.

Aksi pemadaman listrik di DKI Jakarta secara simbolis dipusatkan di halaman Balaikota DKI Jakarta dengan dipimpim langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Selain di Balaikota, pemadaman juga dilakukan di 14 kawasan perkantoran jajaran Pemprov DKI, 60 gedung, 200 kantor, 40 papan reklame dan 20 ribu warga berpartisipasi dalam aksi tersebut. Atas kegiatan pemadaman listrik selama satu jam tersebut, Pemprov DKI Jakarta berhasil menghemat 50 megawatt daya listrik. Sedangkan penghematan listrik dari pemadaman di seluruh wilayah Jawa-Bali mencapai 180 megawatt. “Untuk DKI Jakarta diperkirakan beban listrik berkurang sekitar 50 megawatt. Ini prestasi yang membanggakan,” kata Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Sabtu (28/3).

Kawasan perkantoran dan ikon Provinsi DKI Jakarta yang turut dalam aksi Earth Hour ini, yaitu Balaikota DKI Jakarta, Monas, Bundaran HI beserta air mancurnya, Patung Pemuda, Patung Arjuna Wiwaha beserta air mancurnya, lima kantor walikota dan kantor bupati Kepulauan Seribu, seluruh kantor kecamatan dan kelurahan DKI Jakarta serta lampu penerangan jalan bagian tengah di area Thamrin, Sudirman, Gatot Subroto, Kuningan dan Medan Merdeka. Sedangkan mitra swasta yang turut berpartisipasi yaitu HSBC, CITI Bank, Garuda Indonesia, Grand Indonesia/BCA, Coca-Cola Indonesia, Panasonic Gobel Indonesia, Polygon Cycle, Sampoerna Foundation, Standard Chartered, Sharp, First Media, MC Donald’s, Procon Indah dan PWC.

Dengan turut ambil bagian dalam aksi ini, gubernur berharap, penghematan energi di DKI Jakarta dapat memberikan kontribusi terhadap efisiensi penggunaan engeri di dunia, sekaligus dalam upaya penanggulangan perubahan iklim. Kegiatan Earth Hour, sambungnya, berusaha menunjukkan perilaku sederha “Makna dari kegiatan ini, yaitu mulai saat ini kita harus melakukan pola hidup baru dengan menghemat pemakaian listrik,” ujar Fauzi Bowo.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berbasis pada pemerintah, tetapi berbasis pada keinginan dan kebutuhan masyarakat untuk dapat membudayakan pola hidup hemat di masa-masa yang akan datang. Dia mengajak agar seluruh warga Jakara menjadikan kegiatan Earth Hour dan program hemat energi sebagai momentum strategis yang perlu dilakukan secara tertus menerus, konsisten dan berkelanjutan. “Jakarta harus menjadi pionir di garis yang paling depan. Karena itu, masyarakat akan terus kita imbau agar secara terus menerus melakukan aksi ini, bukan hanya sekali setahun saja. Mari kita sukseskan Earth Hour 2009,” tukasnya.

Untuk menyukseskan aksi ini, Fauzi akan melakukan gerakan berbasis komunitas agar hasilnya lebih optimal dari yang sekarang ini. Hasilnya akan lebih baik daripada melaksanakannya dari top down melalui perintah atau instruksi bahkan dengan regulasi yang ketat sekalipun.

Sementara Chief Board of Director World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Kemal Stambul, menjelaskan, produksi rumah kaca Indonesia mengalami peningkatan pesat dalam satu dekade terakhir ini. Dari sisi pemakaian energi yang meningkat, khususnya listrik, menyebabkan konsentrasi gas rumah kaca juga meningkat. Dan emisi gas rumah kaca di Indonesia mayoritas berasal dari perubahan tata guna lahan.
Ia menuturkan, sebagai ibukota negara, Jakarta merupakan pusat kegiatan ekonomi yang juga salah satu kota terbesar dengan tingkat konsumsi listrik yang tinggi yaitu sekitar 20 persen.
Pemakaian listrik terbesar di Jakarta berasal dari sektor rumah tangga dan komersial. Sementara itu baru sekitar 50 persen masyarakat Indonesia yang dapat menikmati layanan listrik, sisanya harus menerima keadaan gelap gulita di malam hari.

“Padahal listrik bukan hanya hak masyarakat di kota besar saja, melainkan hak seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu kesadaran masyarakat terutama yang berada di perkotaan harus menciptakan pola konsumsi listrik yang lebih efisien. Sehingga dapat memberikan kontribusi pada pembangunan Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan dari Sabang sampai Merauke,” kata Kema Stambul.

Untuk mendidik masyarakat perkotaan melakukan pengematan, kata Kema Stambul, salah satunya dengan melakukan kegiatan Earth Hour ini. Dan alasan WWF memilih Jakarta dalam program ini, dikarenakan peluang peningkatan efisiensi energi di Jakarta cukup besar yaitu sekitar 10-30 persen yang berasal dari sektor industri komersial, gedung pemerintah dan penerangan jalan umum serta rumah tangga.

Berdasarkan data yang dirilis WWF, dengan mematikan lampu selama satu jam di wilayah Jakarta, maka akan menghemat 10 persen dari konsumsi listrik rata-rata perjam. Daya itu cukup untuk mengistirahatkan satu pembangkit listrik dan mampu menyalakan 900 desa. Dengan dukungan penuh masyarakat, program itu juga mampu mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta, mengurangi emisi CO2 sekitar 284 ton, dan menghasilkan O2 bagi 568 orang.

Jakarta Gelap
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan Earth Hour, sejumlah wilayah di DKI Jakarta terlihat gelap. Misalnya, di Jakarta Timur. Untuk mendukung program Earth Hour, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur juga telah memberikan imbauan secara langsung kepada para camat dan lurah untuk turut menyosialisasikan kampanye perubahan iklim ini kepada pengelola gedung perkantoran swasta yang ada di wilayah masing-masing. “Semua kantor sudin, kecamatan serta kelurahan juga kami pantau agar mengikuti imbauan Gubernur DKI Jakarta untuk memadamkan lampu selama 60 menit, dan Alhamdulilah dalam pelaksanaannya berjalan dengan baik,” kata Murdhani, Walikota Jakarta Timur.

Ia menuturkan, aksi pemadaman listrik selama satu jam ini sangat berarti untuk mengingatkan masyarakat terhadap pentingnya melakukan penghematan energi. Apalagi kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan bertaraf internasional dengan tajuk Earth Hour yang digagas World Wildlife Fund (WWF).

Dalam kegiatan ini, Murdhani memimpin secara langsung pemadaman listrik di komplek kantor walikota Jakarta Timur dengan memutus arus listrik di ruang travo. Dalam aksi tersebut, walikota didampingi Asisten Pemerintahan Jaktim, Husein Morad serta Kasudin Kominfo Jaktim, Yunus. Setelah mematikan arus listrik, selama 60 menit, Murdhani berkumpul bersama beberapa kepala bagian dan juga asisten di halaman kantor Walikota Jaktim. “Saya harap warga jaktim baik individu maupun pengusaha yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan bumi ini,” harapnya.

Selain di Jaktim, sejumlah lokasi di wilayah Jakarta selatan juga terlihat gelap. Berdasarkan pantauan beritajakarta.com, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan terlihat gelap gulita. Suasana ini jelas berbeda dari hari-hari biasanya. Selain lampu penerangan jalan, beberapa gedung perkantoran pemeritahan maupun swasta juga terlihat telah gelap. Akibatnya, selama satu jam tersebut, di kawasan ini hanya terlihat lampu-lampu kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat yang hilir mudik baik dari arah Menteng menuju Mampang maupun dari arah sebaliknya.

Hal yang sama juga terlihat di Pasar Festival. Hanya saja sejumlah lampu hias tidak dipadamkan, sehingga masih terlihat menyala dan membuat suasana tidak terlalu gelap. Otma Ijon (43), salah seorang sopir taksi, mengaku tidak tahu dengan adanya rencana pemadaman secara serentak ini. “Waduh, nggak tahu itu, kenapa ini tiba-tiba jadi gelap tidak seperti biasanya,” kata sopir taksi yang mengaku tiap malam mangkal di depan Pasar Festival tersebut.

Sementara di Jakarta Barat, kegiatan Earth Hour nampaknya tidak berjalan dengan baik. Sebab, sebagian besar gedung perkantoran swasta di Kawasan Cengkareng dan Kembangan tidak memadamkan lampu. Namun tidak demikian dengan gedung-gedung perkantoran pemerintah.

Wakil Walikota Jakarta Barat, Burhanuddin mengatakan, Pemkot Jakbar telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar bersedia memadamkan lampu selama satu jam pada pukul 21.00 hingga 22.00 melalui kecamatan dan kelurahan. “Dalam rapat koordinasi Jumat kemarin, walikota sudah mengimbau agar camat dan lurah mengajak masyarakat untuk memadamkan lampu, karena ini bentuk kepedulian atas komitmen bersama manusia didunia ini,” kata wakil walikota.

Terkait dengan peran serta masyarakat dan kesadaran masyarakat yang tergolong rendah, mantan Sekko Jakarta Timur ini mengatakan, pemadaman lampu di semua sektor dan bidang baik perusahaan, pemerintahan, dan masyarakat umum hanya sekedar ajakan dan tidak ada tekanan. “Sifatnya ajakan. Jadi, tidak ada sanksi atau paksaan untuk melakukan itu. Ya, kita berharap semua elemen di Jakbar dapat berpartisipasi,” tandasnya.

Untuk menyukseskan kegiatan Earth Hour di Jakarta, kawasan Monas di Jakarta Pusat juga menjadi bagian kegiatan akbar ini. Selama satu jam kawasan Monas terlihat gelap. Seluruh lampu taman yang ada di areal seluas 80 hektar ini dipadamkan, dan hanya lampu sorot yang menyinari puncak tugu Monas saja yang terlihat menyala. Kendati kawasan Monas terlihat gelap, namun tak menyurutkan semangat warga Jakarta untuk menyaksikan pelaksanaan kampanye pengurangan laju perubahan iklim global di DKI Jakarta. Warga Jakarta yang berkunjung ke kawasan Monas tampak terhanyut merenungi betapa pentingnya melakukan penghematan energi demi kelangsungan kehidupan di bumi.

Selain di kawasan Monas, sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta Pusat juga tampak gelap. Diantaranya, Jalan MH Thamrin, Jalan Budi Kemulyaan, Jalan Raya Kebon Sirih, Jalan Merdeka selatan, dan Jalan Merdeka. Situasi gelap juga terlihat di sejumlah gedung perkantoran, diantaranya gedung perkantoran Departemen Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Komplek perkantoran Bank Indonesia (BI), Gedung Indosat, Balaikota DKI Jakarta, dan Gedung Pertamina.

Walikota Jakarta Pusat, Sylviana Murni mengungkapkan, pemadaman listrik ini sesuai dengan instruksi dari Gubernur DKI Jakarta. Dan kegiatan ini juga diikuti sebagian besar pengelola gedung perkantoran swasta dan pemerintah yang ada di wilayah Jakarta Pusat. “Hampir seluruh titik sudah kita sosialisasikan dan kita imbau untuk melakukan pemadaman kecuali rumahsakit,” kata walikota.

Menurutnya, sosialisasi telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan kegiatan Earth Hour dengan cara memasang spanduk-spanduk yang berisi ajakan untuk memadamkan listrik yang dilaksanakan oleh pihak kelurahan hingga Kecamatan di wilayah Jakarta Pusat. “Selain sepanduk, kita juga menyebar beberapa sms (short message sevice-red) serta mengirimkan imbauan melalui e-mail kepada jajaran pegawai di lingkungan Jakpus untuk menyukseskan kegiatan ini,” tandas mantan None Jakarta itu.@SumberBeritajakarta.com

kisah Tragedi Situ Gintung

Tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung memasuki ranah hukum. Sebagai langkah awal untuk mengusut peristiwa yang menewaskan sedikitnya 100 warga dan puluhan lainnya hilang, tiga pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Tangerang dan Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) diperiksa Polda Metro Jaya. Pemeriksaan terkait kebijakan, kewenangan pemeliharaan, dan perawatan serta pengawasan Situ Gintung.

Polisi menduga ada unsur kelalaian dan pembiaran terhadap perawatan Situ Gintung. Ketiga pejabat itu adalah Kepala Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tangerang Selatan (Tangsel) Eddy Adolf Nicolas Malonda, Kepala Bina Marga Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi, dan mantan Kepala PU Kabupaten Tangerang Hermansyah yang kini menjabat pelaksana harian (Plh) Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang.

Sumber menyebutkan, setelah pemeriksaan terhadap ketiga pejabat itu, kemungkinan besar kasus Situ Gintung juga akan menyeret Walikota Tangsel yang juga saat ini masih merangkap sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Tata ruang Provinsi Banten, M. Saleh. Selain Saleh, kata sumber, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah juga akan diperiksa.

Pemeriksaan terhadap Eddy Adolf Nocolas Malonda, Dedi Sutardi dan Hermansyah diungkapkan Kepala Satuan Tindak Pidana Korupsi Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya AKBP Aris Munandar kepada wartawan, Rabu (1/4) lalu. “Kita sudah melayangkan surat panggilan. Status ketiganya masih sebagai saksi,” ujarnya.

Menurut Aris, terseretnya ketiga pejabat tersebut berawal dari investigasi yang dilakukan tim Sat Tipikor Polda Metro Jaya. Hasil investigasi, kata Aris, diklarifikasi dengan ketiga pejabat yang berwenang, yakni Kepala PU Kabupaten Tangerang Selatan, Kepala Binamarga Kabupaten Tangerang, dan mantan Kepala PU Kabupaten Tangerang.

Masih kata Arismunandar, ketiga pejabat akan diminta menjelaskan penggunaan anggaran yang dipergunakan untuk perawatan Situ Gintung. Termasuk, penggunaan dana dari hasil restribusi yang ditarik dari masyarakat yang masuk ke kawasan Situ Gintung.

“Arahnya, pemeriksaan akan berkembang ke masalah dugaan adanya tindak pidana korupsi (Tipikor) pada proyek Situ Gintung hingga mengakibatkan perawatan dan pemeliharaan Situ Gintung terbengkalai dan berujung dengan petaka,” jelasnya.

Untuk mengungkap kasus ini, Polda Metro Jaya terus mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan sejumlah saksi. Penyelidikan tim Ditkrimum akan difokuskan ke soal dugaan adanya unsur kelalain dan proses pembiaran para pejabat instansi yang bertanggung jawab. Pasalnya, Polda Metro Jaya memperoleh informasi bahwa sebelum petaka terjadi, masyarakat sudah beberapa kali melaporkan kondisi Situ Gintung yang semakin memprihatinkan. Tetapi, laporan warga tidak direspons pihak berwenang, hingga petaka yang menelan korban ratusan jiwa terjadi.

Sementara Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) DKI Jakarta Slamet Daroyni mendukung langkah hukum yang ditempuh Polda Metro Jaya. Menurut Slamet, langkah yang ditempuh Polda Metro Jaya untuk memberikan rasa keadilan bagi para korban. Karena menurutnya, Petaka Situ Gintung yang terletak di Kampung Gintung, Jl Gunung Raya, Rt 03/08, Cireundeu, Tangsel, Banten, Jumat (27/3), terjadi karena unsur kelalaian dan adanya proses pembiaran.

“Tim advokasi Walhi DKI Jakarta juga sedang bekerja untuk mencari bukti dan mengumpulkan informasi,” terangnya.

Menurut Slamet, hasil tim tersebut, nantinya akan dirumuskan dan dibahas dengan tim hukum Walhi sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian. Masyarakat di sekitar Situ Gintung, termasuk ketua RT. Slamet menambahkan, sudah beberapa kali melaporkan ke pemerintah setempat ihwal kekhawatiran mereka terhadap kondisi bendungan. Namun, tidak pernah mendapat respons, apalagi melakukan langkah pencegahan.

Terkait petaka yang merenggut nyawa warga itu, sejumlah warga dan tokoh masyarakat Tangerang meminta polisi secepatnya menahan ketiga pejabat itu, dan memeriksa Bupati Tangerang, Ismet Iskandar. Karena dikhawatirkan ketiga pejabat dan mantan pejabat PU itu akan menghilangkan barang bukti. Warga juga berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi para pejabat di tanah air untuk lebih mengawasi keberadaan situ di wilayah masing-masing. Karena musibah ini tidak terlepas dari kecerobohan instansi terkait.

Tolak Relokasi
Di tempat terpisah, para korban musibah jebolnya tanggul Situ Gintung menolak tawaran pemerintah bila harus di relokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Amah (60), seorang pengungsi mengaku dirinya merasa tak nyaman jika harus tinggal di rusunawa. Ia pun khawatir bila tinggal di rumah susun yang minim fasilitas seperti air. Wanita tua yang tinggal di Kampung Gintung RT 04/08 ini mengaku, rumah yang ditempatinya tidak mengalami kerusakan yang begitu parah. Rumahnya hanya terendam saja.

“Kalau pemerintah harus merelokasi, saya minta uang penggantinya saja yang layak,” katanya.
Sementara Walikota Tangsel HM Shaleh MT menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan sejumlah warga korban Situ Gintung, dan mereka tak ingin di relokasi atau menempati rumah yang bakal dibangun pemerintah di lahan kosong milik negara. “Warga meminta ganti uang untuk membangun rumah yang sekarang kondisinya telah hancur,” jelasnya.@TERASNETWORK